Persija Akan Maksimalkan Kesempatan Gunakan 5 Pemain Asing – rejectmccain.com

fifacash Persija Jakarta akan memaksimalkan kesempatan untuk menggunakan lima pemain asing di ajang Liga 1 2018.

Para pemain Persija sukses merayakan kemenangan saat melawan Ratchaburi FC di Malaysia

Diperbolehkannya penggunaan lima pemain asing itu sesuai dengan arahan dari PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator Liga 1.

Selain Persija, ada Bali United yang juga mendapatkan kesempatan tersebut disebabkan kedua klub tersebut akan bermain pada Piala AFC 2018.

Bermain di Piala AFC akan menguras para pemain Persija karena jadwal yang padat sehingga keberadaan lima pemain asing dapat menambah opsi dalam skuad.

Saat ini, Persija memiliki empat pemain asing, yakni Marko Simic, Jaimerson da Silva, Rohit Chand, dan Ivan Carlos.

Baca juga: PSM Dinilai Butuh Sosok Motivator

Nama terakhir dikabarkan akan dilepas karena baru mengalami cedera metatarsal pada kaki kanannya saat Persija berhadapan Mitra Kukar dalam babak delapan besar Piala Presiden 2018 di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Minggu (4/2/2018).

Ivan Carlos pun harus absen membela Persija selama empat bulan.

Hal itulah yang memaksa Persija untuk mendatangkan pemain asing baru keempatnya.

Nantinya, tak hanya pengganti Ivan Carlos yang akan datang ke Persija.

Namun, ada juga satu pemain asing lagi yang melengkapi kuota yang dimiliki Persija.

“Pada Liga 1, juga ada kesempatan yang baru bahwa Bali United dan Persija diberikan satu pemain asing tambahan,” kata Asisten Pelatih Persija, Mustaqim.

“Namun, tetap yang boleh bermain itu hanya empat pemain dalam satu pertandingan. Hanya saja, boleh memiliki lima pemain asing,” ucapnya.

Kesempatan itu tidak akan disia-siakan Persija untuk mencari pemain asing tambahan.

Direktur Utama Persija, Gede Widiade, sudah mengizinkan tim pelatih mencari pemain asing kelima.

“Saya usul ke Pak Gede (lalu) mendapatkan lampu hijau. Insya Allah ada lima pemain asing di Liga 1, cuma di Piala AFC hanya tiga pemain asing karena Ivan Carlos cedera dan kami tidak bisa memasukan nama baru,” kata Mustaqim. (M Hary Prasetya)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *